Dampak Covid-19, Jokowi Sebut Jumlah Pengangguran di Indonesia Capai 6,9 Juta Orang

Fahreza Rizky
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Antara)

Menurutnya, 87 persen dari total penduduk pekerja memiliki tingkat pendidikan setingkat SMA ke bawah. Kemudian 39 persen di antaranya hanya mengenyam pendidikan sekolah dasar.

"Ini artinya untuk menghadapi puncak bonus demografi, tidak ada pilihan lain bagi kita selain kita harus bekerja keras untuk menyiapkan SDM SDM kita, SDM yang unggul, kita juga harus bekerja keras menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya. itulah yang menjadi prioritas utama pemerintah saat ini," ucapnya.

Dia menuturkan, usia muda membawa energi perubahan, berpikir positif, berani melakukan lompatan, bergerak lebih lebih lincah dan gesit serta selalu optimistis melihat masa depan.

Indonesia, kata dia membutuhkan lebih banyak lagi anak muda yang berani, gesit dan penuh semangat untuk menuju Indonesia maju. Itulah modal untuk memenangkan pertarungan global.

"Yang cepat akan mengalahkan yang lambat, yang kreatif dan inovatif akan mengalahkan yang rutinitas dan monoton," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Nasional
14 hari lalu

Jokowi Apresiasi Keterbukaan Polda Metro Jaya Tunjukkan Ijazah Asli ke Roy Suryo Cs

Nasional
21 hari lalu

Kasus (Tudingan) Ijazah Palsu Jokowi: Lakukan Cross Examination

Buletin
1 bulan lalu

Izin Bandara IMIP di Morowali Dicabut, Jokowi Bantah Pernah Meresmikannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal