Danantara Merger 23 BUMN Kawasan Industri, bakal Jadi Terbesar di Asia Tenggara

Iqbal Dwi Purnama
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria. (Foto: BPMI Setpres)

"Tanah bukan lagi menjadi sumber pendapatan, tetapi tanah itu akan kita berikan secara cuma-cuma, tetapi pendapatannya akan datang dari fasilitas yang kita sediakan," tuturnya.

Konsep tersebut akan dikembangkan melalui kawasan industri terintegrasi yang tidak hanya menyediakan lahan bagi investor, tetapi juga berbagai fasilitas penunjang. Fasilitas tersebut antara lain sekolah, properti, kelistrikan, pengolahan air atau water treatment, fiber optic, hingga infrastruktur pendukung lainnya.

Dony menilai, perubahan model bisnis tersebut akan membuat kawasan industri Indonesia semakin kompetitif dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara.

"Sehingga dengan demikian kita menjadi cukup kompetitif, dan bahkan sangat kompetitif dibandingkan dengan negara-negara di sekitar kita," ucap Dony.

Lebih lanjut, Dony menyebut konsolidasi 23 perusahaan tersebut nantinya akan menghasilkan satu institusi pengelola kawasan industri dengan total lahan sekitar 35.000 hektare.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
11 jam lalu

Danantara Beri Bocoran Daftar BUMN yang Siap IPO di Bursa, Apa Saja?

1 hari lalu

Investasi Rp4,6 Triliun ke Raksasa Migas AS, Danantara Dapat Satu Kursi Direksi

1 hari lalu

Danantara Investasi Rp4,6 Triliun ke Perusahaan Raksasa Migas AS

2 hari lalu

Danantara bakal Gandeng Swasta Kelola Aset BUMN Mulai 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal