JAKARTA, iNews.id - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara resmi menggabungkan empat perusahaan aset manajemen pelat merah menjadi satu entitas. Konsolidasi tersebut bertujuan membentuk perusahaan aset manajemen terbesar di Indonesia sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan aset badan usaha milik negara (BUMN).
Keempat perusahaan tersebut, di antaranya Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), dan PNM Investment Management (PNM IM)
Keputusan tersebut diambil dalam rapat pimpinan Danantara, Selasa (7/7/2026) yang dihadiri oleh CEO Danantara Rosan Roeslani, COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir.
Melalui merger ini, Danantara akan memiliki perusahaan aset manajemen terbesar di Indonesia yang mampu mengintegrasikan portofolio aset, memperkuat kapabilitas dan tata kelola, meningkatkan efisiensi pengelolaan, serta memperbesar daya tarik investasi.
Konsolidasi ini juga diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan aset negara sehingga memberikan nilai tambah dan kontribusi ekonomi yang lebih besar bagi pembangunan nasional.