Danjen Kopassus: Ormas Preman Ganggu Ketertiban Harus Ditindak Tegas

Jonathan Simanjuntak
Danjen Kopassus Mayjen TNI Djon Afriandi. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayjen TNI Djon Afriandi buka suara terkait aksi premanisme berkedok organisasi kemasyarakatan (ormas). Dia mengakui tak semua aksi premanisme dilakukan oleh ormas.

"Ormas itu kan tidak semuanya preman. Setuju gak ini? ormas kan tidak semuanya premanisme, premanisme juga tidak semuanya tergabung di ormas," kata Djon di Cijantung, Jakarta, Sabtu (26/4/2025).

Dia mengatakan, ormas yang bermanfaat dan mendukung jalannya pemerintahan bersifat positif. Namun apabila ormas tersebut mengganggu ketertiban masyarakat, maka harus ditindak tegas.

"Kalau kita berbicara tentang ormas, ya kalau memang itu bersifat positif dan mendukung pemerintah pasti bermanfaat tapi kalau sudah menghambat, mengganggu stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat berati harus ditindak," jelas dia.

Djon menyebut aksi premanisme sudah dipastikan negatif. Dia mengecam aksi yang dilakukan mendapatkan keuntungan besar namun tanpa kerja keras.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dilaporkan Roy Suryo, Lechumanan Tak Sabar Ingin Cepat-Cepat Diperiksa Polda Metro

57 tahun lalu

Kritik Penangkapan Roy Suryo, Pengacara: Seperti Penculikan Jenderal di Film G30S/PKI

57 tahun lalu

Jokowi bakal Hadir di Sidang Roy Suryo dan Tifa, Kuasa Hukum Yakin Bisa Jawab Semua Tuduhan

57 tahun lalu

Tiyo Ardianto Dipolisikan, Ray Rangkuti: Harusnya Penjahat yang Dihukum, Bukan Orang Berpikir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal