Datangi KPK, Komisi Kejaksaan Dalami Keterangan Aspri Imam Nahrawi

Antara
Miftahul Ulum, asisten pribadi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Kejaksaan mendatang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (28/7/2020). Kedatangan Komisi Kejaksaan untuk memintai keterangan Miftahul Ulum terkait dugaan aliran dana kepada pihak Kejaksaan Agung (Kejagung).

Miftahul Ulum merupakan asisten pribadi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang juga terdakwa perkara suap terkait penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora pada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tahun Anggaran 2018.

"Iya itu yang kami mau dalami langsung dari yang bersangkutan kan selama ini pemberitaan informasi kami mau dalami," ujar Ketua Komisi Kejaksaan, Barita Simanjuntak di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Dia menuturkan, telah mendapatkan izin dari pengadilan untuk proses permintaan keterangan terhadap Miftahul Ulum. "Jadi, kami menunggu penetapan pengadilan, nah sudah ada penetapannya, mengizinkan kami melakukan permintaan keterangan itu," ucapnya.

Sebelumnya dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Miftahul Ulum mengungkapkan pernah menerima sejumlah uang dari Dwi Satya untuk diberikan kepada pihak Kejagung dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dwi Satya merupakan teman kuliah Ulum sekaligus pengusaha alat perang.

Miftahul Ulum sempat menyatakan anggota BPK menerima Rp3 miliar dan mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) menerima Rp7 miliar terkait kasus penyaluran dana hibah dari Kemenpora ke KONI.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kontingen Indonesia Dapat Pengawalan Khusus Menuju Asian Games 2026

57 tahun lalu

Indonesia Hanya Turun di 32 Cabor Asian Games 2026, Program Khusus Disiapkan demi 4 Emas

57 tahun lalu

Kemenpora Ambil Langkah Tegas jelang PON 2028, Fokus Efisiensi dan Transparansi

57 tahun lalu

PON 2028 Digelar Di NTB–NTT, Jakarta Turun Jadi Kekuatan Pendukung Utama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal