Debat Capres, Jokowi: Data Pertahanan Tak Bisa Dibuka Semua Kayak Toko Kelontong

Raka Dwi Novianto
Presiden Jokowi menyebut data pertahanan harus dirahasiakan. (Foto: istimewa).

Ganjar pun mengungkapkan penurunan indeks pertahanan Indonesia dimulai Global Based Index yang bersumber Institute for Economics and Peace.

Tidak hanya itu, Ganjar juga mencecar Prabowo terkait minimum essential forces (MEF) diperlukan untuk mewujudkan kekuatan pertahanan negara yang ideal yang tidak mencapai target. 

“Pak Prabowo saya mau bertanya kepada bapak, termasuk kemudian capaian MEF kita hanya 65,49% dari target 79%. Mengapa terjadi penurunan? dan Apa solusinya?” tanya Ganjar dalam debat di Istora Senayan, Minggu (7/1),

Menjawab hal itu, Prabowo mengatakan bahwa dia sebagai Menteri Pertahanan sudah membuat perencanaan namun yang menentukan adalah Menteri Keuangan (Menkeu) khususnya terkait anggaran.  

Prabowo pun tidak mau berbicara lebih lanjut mengenai hal ini, dia mengatakan hanya sebagai tim player. 

“Jadi sebagai seorang Menteri sebagi seorang tim player saya harus loyal jadi ya saya tidak banyak bicara di depan umum," kata Prabowo.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi Kenang Sosok Eks Mendag Rachmat Gobel: Menteri yang Kerja Keras

57 tahun lalu

Tiba di Pengadilan Jakarta Timur, Dokter Tifa Siap Bacakan Eksepsi 37 Halaman

57 tahun lalu

Jokowi Siap Penuhi Panggilan Hakim dan Bawa Ijazah Asli ke Persidangan

57 tahun lalu

Peradi Bersatu soal Praperadilan Roy Suryo: Bukti Jokowi Tak Cawe-Cawe, Jangan Bilang Hakimnya Termul

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal