Debat II Pilpres, Ini Cara Atasi Kerawanan Pangan Tanpa Impor

Antara
Ilustrasi, panen padi sebagai salah satu ketahanan pangan. (SINDOphoto).

JAKARTA, iNews.id - Persoalan pangan akan menjadi pembahasan menarik dalam debat kedua Pilpres 2019 yang digelar pada Minggu (17/2/2019) di Hotel Sultan, Jakarta. Selain persoalan pangan, debat yang hanya dihadiri calon presiden (capres) itu juga membahas tentang energi, infrastruktur, sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Koordinator Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KPRP) Said Abdullah mengatakan, kerawanan pangan sebenarnya bisa dituntaskan tanpa melakukan kebijakan impor. Selain itu kerawanan pangan dapat dituntaskan dengan membuat peta jalan yang jelas dan terkoordinasi lintas kementerian dan lembaga.

"Menurut saya, bisa (tanpa impor) dengan syarat jika pola konsumsi pangan dikembangkan tidak hanya terfokus kepada komoditas tertentu," ujar Said di Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Dia mengingatkan, diperlukan kebijakan yang kuat mulai dari hulu hingga hilir yang mampu memberikan nilai tambah optimal bagi petani dalam rangka mengatasi kerawanan pangan. Selama ini kebijakan dan program lebih banyak dilakukan di sisi hulu, seperti penyediaan benih dan mekanisasi alat pertanian.

"Sementara di sisi hilir semisal jaminan harga tidak ada, dengan demikian insentif bagi petani untuk berproduksi lebih banyak nyaris tidak ada," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Perang AS-Israel vs Iran Pecah, Guru Besar IPB Yakin Stok dan Produksi Pangan Indonesia Aman

Nasional
5 hari lalu

Selat Hormuz Ditutup imbas AS-Israel Serang Iran, Mentan Amran: Indonesia Aman

Nasional
8 hari lalu

Kronologi Pigai dan Uceng Guru Besar UGM Saling Serang di X, Berujung Tantangan Debat di TV

Nasional
9 hari lalu

MK Diminta Larang Keluarga Presiden-Wapres Ikut Pilpres, PDIP: Gugatannya Lemah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal