Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta untuk Keluarga Korban Tewas Ledakan Amunisi di Garut

Binti Mufarida
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan memberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada keluarga korban tewas akibat ledakan amunisi kedaluwarsa di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Insiden tersebut menewaskan 13 orang, termasuk empat anggota TNI dan sembilan warga sipil.

“Nanti saya menyampaikan (santunan) satu keluarga Rp50 juta ya,” ujar Dedi saat bertemu keluarga korban di RSUD Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (13/5/2025).

Selain itu, Kang Dedi Mulyadi (KDM), sapaan akrabnya turut berbincang dengan keluarga korban meninggal. 

“Saya minta pertanggungjawaban, karena bapak saya bukan seperti orang-orang pikirin. Bapak saya bukan mulung, bapak saya kerja dengan tentara. Bapak saya kerja dengan tentara,” ujar salah satu anak korban tewas kepada KDM.

KDM yang mendengar informasi itu pun mengatakan bahwa korban yang meninggal bisa dikategorikan sebagai kecelakaan kerja. 

“Posisinya adalah biasa kerja disitu. Biasa bekerja di situ, karegorinya kecelakaan sedang bekerja. Termasuk kategorinya kecelakaan kerja,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
8 hari lalu

DLH DKI Pastikan Korban Longsor TPST Bantargebang Dapat Santunan, Biaya Pengobatan Ditanggung

Nasional
12 hari lalu

LPSK Siap Beri Perlindungan Keluarga Korban Pembunuhan Lansia di Jatibening Bekasi

Nasional
22 hari lalu

Oknum Brimob Aniaya Remaja hingga Tewas di Tual, KPAI: Jangan Ada Intimidasi kepada Keluarga Korban

Nasional
1 bulan lalu

KPK Hibahkan Aset Rampasan Koruptor Rp16,3 Miliar ke Pemprov Jabar, Ini Daftarnya 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal