Dedi Mulyadi soal Warga Korban Ledakan Amunisi di Garut: Termasuk Kecelakaan Kerja

Binti Mufarida
Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa warga sipil yang tewas dalam ledakan amunisi di Garut termasuk dalam kecelakaan kerja (foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa warga sipil yang menjadi korban ledakan amunisi kedaluwarsa di Garut, Jawa Barat termasuk dalam kecelakaan kerja. Sebab, para warga saat itu sedang melakoni pekerjaanya.

Menurut Dedi, ia mendapatkan informasi dari keluarga korban bahwa korban yang tewas bekerja untuk membantu proses pemusnahan amunisi.

“Iya mereka itu bekerja. Pengakuannya dalam mereka bekerja di sana sudah lama, ada yang 10 tahun ikut membantu dan menjadi profesi yang ditekuni dalam setiap hari di sana dan kelihatannya sudah sangat berpengalaman menangani itu,” ucap Dedi.

Oleh karena itu warga sipil yang tewas dalam ledakan amunisi termasuk kecelakaan kerja.

“Kalau dia sebagai pekerja dan kemudian peristiwa itu terjadi pada saat dia bekerja ya kecelakaan kerja,” tuturnya.

Sementara itu, Dedi berjanji akan menanggung biaya pendidikan hingga kehidupan sehari-hari anak korban meninggal dalam insiden ledakan amunisi. Pemprov Jabar pun memberikan santunan Rp50 juta bagi keluarga untuk proses pemakaman.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
7 hari lalu

Banjir Dahsyat Nepal-China: Korban Tewas Jadi 362 Orang, 1.400 Lainnya Hilang

7 hari lalu

Update Banjir Nepal-China: 160 Orang Tewas, 1.300 Hilang termasuk 500 Turis Asing

8 hari lalu

Update Korban Gempa NTT M7,7: 105 Orang Tewas dan 179.037 Warga Masih Mengungsi

9 hari lalu

BMKG: 7.429 Gempa Susulan Guncang NTT Pascagempa M7,7, 143 Dirasakan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal