Defisit APBN Nyaris 3%, Ekonom: Masih Dalam Koridor yang Aman

Tim iNews.id
Ilustrasi APBN 2025 nyaris menyentuh angka 3 persen. (ilustrasi Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Ekonom Universitas Indonesia Fithra Faisal Hastiadi menilai defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 masih berada dalam kondisi yang terkendali. Diketahui, defisit APBN nyaris menyentuh ambang batas 3 persen, yakni 2,92 persen.

Fithra menjelaskan, pelebaran defisit APBN tidak dapat dilepaskan dari tekanan pada penerimaan negara. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak serta-merta mencerminkan memburuknya fundamental ekonomi Indonesia. 

Menurutnya, faktor utama pelemahan penerimaan negara pada tahun lalu lebih disebabkan oleh normalisasi harga komoditas global, bukan karena lemahnya tata kelola fiskal.

“Defisit APBN masih dalam koridor yang aman dan terkelola. Ini bukan sinyal krisis fiskal, melainkan respons kebijakan yang wajar di tengah siklus ekonomi saat ini,” ujar Fithra dikutip Sabtu (10/1/2026).

Fithra menambahkan, kebijakan anggaran ekspansif tersebut justru relevan karena pemerintah perlu menggunakan instrumen fiskalnya untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Purbaya Lapor APBN Defisit Rp54,6 Triliun per Januari 2026

Megapolitan
3 hari lalu

Pengamat Ingatkan Implementasi Perda Kawasan Tanpa Rokok Jakarta Tak Bebani Pedagang Kecil

Nasional
7 hari lalu

Rasio Utang RI Tembus 40,46 Persen dari PDB, Purbaya: Kita Masih Aman

Nasional
11 hari lalu

Purbaya soal Utang RI Rp9.637 Triliun: Pilih Mana, Balik ke 1998 atau Ekonomi Selamat?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal