Delik RCTI: Sampah Berujung Limbah

RCTI
Sampah dengan volume besar memenuhi badan kali hingga beberapa kilometer menimbulkan bau tak sedap. (Foto: RCTI)

Padahal, warga mengandalkan air sumur sebagai kebutuhan harian untuk mandi, mencuci baju, piring, dan mencuci beras. Sangat disayangkan air sumur dan kali yang dulu bersih dan layak pakai, sekarang sudah tak bisa diharapkan.

Meski kondisi tak layak, mau tak mau warga tetap menggunakan air sumur ini. Tanpa air sumur warga kesulitan mendapatkan sumber air lainnya.

Tim Delik mengambil sampel air sumur untuk uji laboratorium. Pengujian dilakukan untuk mengetahui bakteri serta bahan kimia yang tercemar di dalam air sumur. Apakah kondisi air sumur ini membahayakan kesehatan warga atau tidak? Saksikan tayangan selengkapnya di Delik, RCTI.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Megapolitan
10 jam lalu

Pramono Ungkap Rencana Bangun 3 PLTSa, Tekan Produksi Sampah 9.000 Ton per Hari

Megapolitan
8 hari lalu

Pramono Evaluasi Program Pilah Sampah Tiap 2 Pekan: Bantargebang Sudah Tak Mampu lagi

Megapolitan
10 hari lalu

153 Pasar di Jakarta Diwajibkan Pilah Sampah sebelum Dikirim ke Bantargebang

Megapolitan
10 hari lalu

Pramono Siapkan Infrastruktur Dukung Program Pilah Sampah di Jakarta

Megapolitan
10 hari lalu

Pasar Kramat Jati Produksi 5 Ton Sampah per Hari, Pramono Mau Sulap Jadi Pupuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal