Dia menuturkan, mahasiswa mendesak agar upaya pemberantasan KKN dan penegakan demokrasi dilakukan. Selain itu perlindungan terhadap hak rakyat untuk berpendapat, penghormatan perlindungan dan pemenuhan HAM, dan keterlibatan rakyat dalam proses pengambilan kebijakan.
Aliansi mahasiswa juga menuntut perlunya restorasi perlindungan sumber daya alam, pelaksanaan reformasi agraria dan tenaga kerja dari ekonomi yang eksploitatif, merestorasi kesatuan bangsa dan negara dengan penghapusan diskriminasi antaretnis, pemerataan ekonomi, dan perlindungan bagi perempuan.
"Kami juga menuntut agar sejumlah Rancangan Undang-undang bermasalah seperti RKUHP, UU KPK, RUU Pertanahan, RUU Permasyarakatan, maupun RUU SDA ditunda pengesahannya karena bermasalah," kata dia.
Manik menambahkan, puncak aksi mahasiswa yang akan digelar besok merupakan lanjutan dari aksi-aksi yang sudah dilakukan oleh BEM UI bersama dengan BEM lainnya dari seluruh Indonesia.
Sementara itu Perwakilan dari BEM Seluruh Indonesia, Cahya Muhammad mengaku akan turun dalam puncak aksi mahasiswa tersebut. Aksi mahasiswa digelar pada 23 September dan 24 September.
Aksi mahasiswa besok akan digelar di depan Istana Merdeka pada pagi hari dan di depan Gedung DPR sorenya.