Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, menduga kericuhan dipicu provokasi pihak luar.
“Kami menduga ada penyusup di antara kerumunan massa yang memprovokasi kericuhan. Saat ini kami sedang berkoordinasi dengan koordinator lapangan untuk meredam situasi,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi bentrokan lebih besar, polisi telah menyiapkan gas air mata dan meriam air sejak awal pengamanan. Situasi di lokasi aksi masih dipantau ketat aparat gabungan TNI-Polri.