Terjun payung dari prajurit Korps Baret Merah ditutup oleh aksi Serda Kowad Safira yang membawakan ketiga brevet tersebut. Kemudian, Danjen Kopassus Mayjen Teguh mengambilnya untuk disematkan kepada KSAD.
Ditemui selepas acara, Jenderal Dudung mengaku terhormat ketika menerima ketiga brevet tersebut. Menurut dia, latihan yang dilalui untuk memperoleh brevet ini amatlah berat.
"Sudah sebagian saya lewati dan memang latihan sangat berat. Ini menunjukkan tidak mudah menjadi prajurit Kopassus ya," kata Dudung.
Dia menuturkan, ke depan akan terus meningkatkan pembinaan profesionalisme prajurit Kopassus. Eks Pangkostrad ini berpesan, prajurit Kopassus harus siap sedia dimanapun mereka bertugas.
"Dengan menunjukkan professionalism dan proporsionalisme dan tetap pegang teguh NKRI harga mati," katanya.