Dewan Pengawas: TVRI Punya Utang Miliaran Rupiah Hak Siar Liga Inggris

Felldy Aslya Utama
Rapat kerja Komisi I DPR bersama Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI di ruang rapat Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2020). (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Komisi I DPR menggelar rapat kerja (raker) bersama Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI di ruang rapat Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/1/2020). Rapat tersebut membahas tentang pemecatan terhadap Direktur Utama (Dirut) TVRI Helmy Yahya.

Anggota Dewan Pengawas LPP TVRI Pamungkas Trishadiatmoko mengatakan, pada 9 Juli 2019, Dewan Pengawas telah meminta penjelasan kepada Direksi TVRI terkait hak siar penayangan Liga Inggris, biayanya, sumber anggaran, pola kerja sama dan perjanjian dan sebagainya karena tidak mudah untuk mendapatkan hak siar dari luar negeri.

"Saya akan sampaikan kenapa Liga Inggris itu menjadi salah satu pemicu gagal bayar ataupun munculnya utang skala kecil seperti Jiwasraya," ujar Trishadiatmoko di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Kemudian permintaan Dewan Pengawas baru ditanggapi pada 16 Juli 2019. Saat itu direksi memberikan penjelasan secara tertulis tanpa dilampiri data pendukung seperti kontrak perjanjian dan sebagainya.

"Karena menurut kami surat ini sedikit sumir, 17 Juli Dewan Pengawas mengadakan rapat untuk meminta penjelasan direksi mengenai surat tersebut. Ternyata alhamdulillah, pada tanggal tersebut direksi memenuhi keinginan Dewan Pengawas kemudian memberikan penjelasan tanpa dokumen yang kita mintakan," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dede Yusuf Tak Setuju Nama Jabar Diganti Tatar Sunda: Belum Perlu

57 tahun lalu

DPR Sebut Belum Terima Usulan Perubahan Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda

57 tahun lalu

PM India Narendra Modi Sambangi DPR, Disambut Prabowo hingga Puan

57 tahun lalu

3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan Kalteng, DPR: Usut Tuntas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal