Dewan Pers Soroti Kualitas Jurnalistik Indonesia, Jadi Problem Internal Industri Media

Jonathan Simanjuntak
Ketua Komisi Pengaduaan dan Penegakan Etika Pers pada Dewan Pers, Yadi Hendriana dalam diskusi dari Polemik MNC Trijaya. (Foto istimewa).

Oleh karenanya, dia berharap industri pers di Indonesia bisa lebih mengedepankan kualitas jurnalistik. Industri pers menurutnya bisa mendistribusikan konten yang lebih inspiring, apalagi kekinian sudah banyak masyarakat yang mulai menyukai konten tersebut.

"Pers itu selalu menekankan quality of journalism, mungkin sekarang sudah berubah, ternyata yang inspiring content itu banyak disukai. Nah harusnya yang inspiring konten yang betul-betul keren yang bisa kita amplifikasi," jelas Yadi.

Dalam hal tersebut, tambah Yadi, Dewan Pers juga sudah meminta komitmen mulai dari organisasi pers, perusahaan pers dan jurnalis untuk menggelorakan konten yang lebih berkualitas untuk masyarakat. Menurutnya, konten yang berkualitas dapat menjadi kekuatan juga bagi masyarakat.

"Kalau seandainya kita mengepung dunia digital kita ini dengan konten berkualitas berguna untuk publik. Insyaallah pers kita itu akan menjadi kekuatan yang baik untuk masyarakat," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Dewan Pers: Perjanjian Dagang RI-AS terkait Digital Ancam Perlindungan Media Nasional

Nasional
18 hari lalu

Hari Pers Nasional, Prabowo Harap Jurnalis Jadi Pilar Kemajuan Bangsa dan Negara

Nasional
18 hari lalu

HPN ke-80 jadi Momentum Hentikan Kriminalisasi, Forwaka: Sengketa Pers Harus Diselesaikan Lewat Dewan Pers, Bukan Pidana

Nasional
18 hari lalu

Dewan Pers Minta Google Buka Dialog soal Publisher Rights di Era AI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal