Dewas Tunggu Klarifikasi Pimpinan KPK untuk Sidang Etik Johanis Tanak

Ariedwi Satrio
Anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris. (Foto Antara).

JAKARTA, iNews.id - Dewan pengawas (dewas) masih belum menjadwalkan sidang etik untuk Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak. Sebab, dewas masih belum mengklarifikasi para pimpinan KPK lainnya.

"Belum dijadwalkan, masih klarifikasi saksi-saksi, antara lain pimpinan KPK," kata Anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris saat dikonfirmasi, Minggu (25/6/2023).

KPK telah mengundang pimpinan KPK selain Johanis Tanak untuk diklarifikasi. Sementara Johanis Tanak sendiri, sudah dikantongi keterangannya oleh Dewas. Keterangan pimpinan KPK dibutuhkan untuk menjadi pertimbangan di sidang etik Johanis Tanak.

Sekadar informasi, Dewas memutuskan untuk melakukan sidang etik terhadap Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak. Sebab, Tanak ketahuan menghapus chat atau percakapan dengan mantan Kabiro Hukum Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) M Idris Froyote Sihite saat sudah menjabat pimpinan KPK.

"Dewan Pengawas menemukan ada komunikasi antara saudara JT dan saudara Sihite yang dilakukan pada 27 Maret 2023 setelah saudara JT menjabat sebagai pimpinan KPK," Anggota Dewas KPK, Albertina Ho di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 19 Juni 2023.

"Untuk hal ini cukup bukti untuk dilanjutkan ke sidang etik, diduga melanggar ketentuan pasal 4 ayat 1 huruf j atau pasal 4 ayat 1 huruf b atau pasal 4 ayat 2 huruf b peraturan dewan pengawas nomor 3 tahun 2021 tentang penegakan kode etik dan kode perilaku KPK," sambungnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Jubir KPK soal Dilaporkan Faizal Assegaf ke Dewas: Tak Perlu Ditanggapi Lagi

Nasional
10 hari lalu

Faizal Assegaf Juga Laporkan Jubir Budi Prasetyo ke Dewas KPK

Nasional
11 hari lalu

Selain ke Polisi, Faizal Assegaf bakal Adukan Jubir KPK ke Dewas

Nasional
18 hari lalu

Ketua KPK Ngaku Belum Dipanggil Dewas terkait Laporan soal Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal