"Dulu banyak yang underestimate, padahal sudah diprediksi. Tahun 1998 waktu kami Sesko (Sekolah Komando) di Australia, kemudian di New Zealand. Setiap hari yang dibicarakan adalah ancaman ekonomi dan militer China," kata mantan Kapolri ini.
Tito lantas berpesan kepada seluruh gubernur di Indonesia untuk mencermati survei-survei Internasional yang menyoroti Indonesia terutama dalam hal ekonomi. Dia memprediksi bangsa Indonesia bakal melesat menjadi negara maju.
"Sebetulnya kalau ada survei yang mengklaim dari lembaga internasional seperti Gallup atau dari Mckinsey, yang memprediksi Indonesia sebagai negara dominan di bidang ekonomi, itu bukan sesuatu yang window dressing, tetapi betul-betul nasional karena negara kita memiliki jumlah penduduk yang besar, memiliki angkatan kerja yang besar," tuturnya.