Di Hadapan Jokowi, Kepala BKKBN Minta Penyuluh KB Jadi ASN

Dita Angga
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyebut penyuluh KB yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) sudah jauh berkurang. Hingga saat ini tinggal belasan ribu penyuluh KB yang berstatus PNS.

“Pada kesempatan yang baik ini kami mohon ijin dengan berat hati menyampaikan usulan dari para penyuluh dan petugas KB yang ada di desa. Mereka yang pada beberapa puluh tahun yang lalu jumlahnya 45.000 di seluruh pelosok. Kemudian PNS yang ada tinggal 13.000, dan non PNS 9.600,” katanya di Istana Negara, Kamis (28/1/2021).

Dia pun secara langsung meminta agar ke depan adanya kemudahan bagi penyuluh non PNS dalam mengikuti seleksi sebagai aparatur sipil negara (ASN). Dalam hal ini baik yang berstatus PNS maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK)

“Oleh karena itu di dalam kesempatan yang bahagia ini, kami mengusulkan kepada bapak presiden bisa diberikan kemudahan nantinya baik di dalam ikut masuk sebagai PNS sebagai tenaga fungsional maupun PPPK,” ujar Hasto.

Seperti diketahui, pemerintah dipastikan akan membuka seleksi penerimaan ASN baik untuk PNS maupun PPPK. Namun sejauh ini baru formasi PPPK untuk guru yang dapat dipastikan akan dibuka yakni jumlahnya 1 juta. Sementara untuk jumlah formasi di jabatan lain belum ditetapkan formasinya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Purbaya Tunggu Restu Prabowo untuk Tambah TKD ke 490 Pemda Demi Bayar Gaji ASN

3 hari lalu

Dorong Transformasi Satpol PP, Sekjen Kemendagri Tegaskan Pentingnya Pendekatan Humanis

7 hari lalu

BGN Tindak 48 ASN gegara Langgar Aturan: Terlibat Judol hingga Ngentit Duit

13 hari lalu

Dody Hanggodo Sebut Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, 6 Pejabat Terseret Kasus Korupsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal