“Pikiran-pikiran beliau itu adalah pikiran-pikiran konstitusional. Dan itu penting sampai rakyat tahu semua,” ujarnya.
Syahganda mengatakan, perkembangan algoritma dan AI menjadi salah satu tantangan yang perlu diperhatikan dalam komunikasi pemerintah pada era digital.
“Yang kedua, kita akan mempelajari soal algoritma. Karena tantangan terbesar pada komunikasi itu adalah soal algoritma, soal AI, dan lain-lain,” katanya.
Untuk mengkaji persoalan tersebut, Bakom RI membuka kemungkinan membentuk kelompok atau tim khusus yang mempelajari cara kerja algoritma serta dampaknya terhadap penyampaian pesan pemerintah kepada masyarakat.
“Mungkin kita akan mengembangkan satu kelompok atau tim khusus mempelajari bagaimana algoritma itu bisa merusak atau memberi jarak antara pikiran-pikiran Presiden dengan masyarakat,” ujarnya.