Dilantik jadi Kepala BNPB, Mayjen TNI Suharyanto Punya Harta Rp4,5 Miliar

Ariedwi Satrio
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto akan dilantik Kepala BNPB. (Foto: MPI/Lukman Hakim)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal melantik Mayor Jenderal (Mayjen) TNI, Suharyanto sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pada siang nanti. Sebelum resmi dilantik sebagai Kepala BNPB, Suharyanto merupakan Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya. 

Suharyanto merupakan perwira tinggi yang karirnya cemerlang di TNI-AD. Merujuk laman elhkpn.kpk go.id, Suharyanto rajin melaporkan Harta Kekayaan Penyelenggara Negera (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Suharyanto tercatat terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 18 Februari 2021.

Dari laporan terakhirnya ketika awal menjabat Pangdam V/BRW, Suharyanto diketahui memiliki harta kekayaan Rp4.586.643.144 (Rp4,5 miliar). Harta kekayaan mantan Sekretaris Militer Presiden tersebut terdiri dari dua aset tanah dan bangunan di Bandung Barat senilai Rp1,45 miliar.

Pria kelahiran Cimahi, Jawa Barat tersebut juga dilaporkan memiliki harta lainnya berupa mobil Honda HRV tahun 2016; sepeda motor Yamaha tahun 2017; serta mobil Toyota Vellfire tahun 2019. Total kendaraan Suharyanto jika diuangkan senilai Rp1,1 miliar.

Tak hanya itu, Suharyanto juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp204 juta. Mantan Kasdam Jaya tersebut juga mempunyai kas dan setara kas Rp1,78 miliar. Jika ditotal secara keseluruhan, harta kekayaan Suharyanto mencapai Rp4.586.643.144 (Rp4,5 miliar).

Sekadar informasi, Mayjen TNI Suharyanto bakal dilantik menjadi Kepala BNPB menggantikan Letjen (Purn) Ganip Warsito di Istana Negara, Jakarta, sekira pukul 13.30 WIB. Suharyanto bakal dilantik bersama-sama dengan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI dan Letjen TNI Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Porsche Milik Silmy Karim Tak Masuk LHKPN, KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang

57 tahun lalu

Silmy Karim Jadi Tersangka Kasus Pemerasan WNA, Punya Harta Rp234,5 Miliar

57 tahun lalu

Harta Seskab Teddy Naik Rp4,7 Miliar, Kini Tembus Rp20,1 Miliar

57 tahun lalu

Kekayaan Gibran Naik di LHKPN Terbaru, Kini Rp27,9 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal