Din Syamsuddin: Tindakan Biadab di India Bentuk Ekstremitas dan Intoleransi Nyata

Antara
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI), Din Syamsuddin. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id – Dewan Pertimbangan (Wantim) MUI mengutuk keras tindakan biadab terhadap umat Islam di India. Kekerasan yang dilakukan penganut Hindu ekstrem di negara itu menyebabkan puluhan nyawa orang tak bersalah melayang dan sejumlah masjid rusak berat dan hancur.

“Mengutuk keras tindakan biadab tersebut yang merefleksikan ekstremitas dan intoleransi nyata, serta pelanggaran HAM berat,” demikian rilis yang ditandatangani Ketua Wantim MUI, Din Syamsuddin, yang diterima di Jakarta, Senin (2/3/2020).

Wantim MUI mendesak Pemerintah India bersikap dan bertindak tegas terhadap para pelaku kekerasan dan melindungi umat Islam India dari kekejaman. Wantim MUI juga mendesak pemerintah dan Parlemen India untuk membatalkan undang-undang diskriminatif terhadap umat Islam di negeri itu.

“Meminta Pemerintah Indonesia untuk memberi respons positif sesuai amanat konstitusi untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia, menyuarakan jerit hati umat Islam Indonesia atas kekejaman yang menimpa saudara Muslim di India, dan melakukan langkah-langkah tegas sesuai hukum internasional melalui PBB,” ucap Din.

Wantim MUI juga mengimbau umat Islam dan umat Hindu di Indonesia untuk menahan diri dan tidak terhasut oleh peristiwa tersebut dengan mengembangkan sikap toleransi untuk kerukunan bangsa. “Semoga Allah SWT melindungi dan menyelamatkan umat Islam di India.”

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

Starlink Sulit Masuk India, Elon Musk Sindir Bos Reliance Mukesh Ambani

15 hari lalu

Merasakan Nuansa India di Tengah Jakarta lewat Diwali Bazaar 2026, Intip Keseruannya!

18 hari lalu

Menyamar Jadi Polisi, 3 Pria Perkosa Mahasiswi Picu Demonstrasi

29 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Hadiri KTT BRICS 2026 di India

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal