Dinilai Kurang Efisien, Pembangunan Infrastruktur Bebani Masyarakat

Ilma De Sabrini
Aditya Pratama
Calon Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Pembangunan infrastruktur harus melalui perencanaan yang matang. Termasuk memikirkan masyarakat yang terkena dampak dari pembangunan tersebut.

Pembangunan infrastruktur jangan sampai menimbulkan dampak sosial lebih luas. Infrastruktur harus berorientasi kepada kepentingan lebih besar.

"Saya kira ini esensi dari pendekatan kita. Infrastruktur harus untuk rakyat," ujar Capres Prabowo Subianto di acara debat kedua Pilpres 2019, di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur saat ini berisiko membebani masyarakat ke depannya. Pembangunan selama ini dilakukan tidak efisien, bahkan menimbulkan utang yang besar.

"Kalau kita bandingkan dengan indeks per kilometer infrastrukrtur seperti jalan tol, LRT, kereta api yang dilaksanakan di Vietnam, Thailand, Malaysia, Maroko semuanya itu dua kali lebih efisien, lebih murah," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penjelasan Istana soal Maksud Prabowo 4 Kali Kalah Tak Ganggu Pemimpin

57 tahun lalu

Prabowo: Saya Kalah 4 Kali, Tapi Tak Ganggu Pemimpin

57 tahun lalu

4 Kali Kalah Pilpres, Prabowo Ungkap Alasan Tetap Ingin Jadi Presiden: RI Menuju Arah yang Salah

57 tahun lalu

DPR Rancang Aturan Pilpres Tak Diikuti Terlalu Banyak Capres: Jangan Sampai Kayak Kongres

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal