Diprotes DPR soal Alutsista, Wamenhan Wahyu Sakti Minta Maaf Tak Bisa Jawab

Koran SINDO
Kiswondari Pawiro
TNI memamerkan kendaraan lapis baja. (Foto: Antara)

Politikus Partai Golkar juga mempertanyakan soal Komite Kebijakan Industri Pertahanan sebagaimana amanat Undang-Undang tentang Industri Pertahanan Nomor 12/2016 yang mana, Komite itu memiliki tugas dan wewenang untuk menentukan kebijakan pemenuhan alat pertahanan, juga merumusukan mekanisme pembelian dari luar negeri. “Sejauh apa komite ini, statusnya seperti apa,” ucap Christina.

Menanggapi pertanyaan itu, Wamenhan Wahyu Sakti Trenggono memohon maaf karena tidak bisa menjawab itu karena, forum rapat ini sifatnya terbuka.

Menurutnya, persoalan alutsista ini harus dibahas dalam forum rapat yang sangat tertutup.

“Soal alutsista sangat tertutup, negara kita yg begitu besar, kita dalam kondisi terancam, secara ekonomi, kita tidak bisa mengatakan karena begini dan begitu, karena forum laporan keuangan yang kami sajikan laporan keuangan,” katanya.

Namun demikian, Trenggono bersedia menjelaskan dalam forum tertutup bahkan, dia bersedia menjelaskan langsung kepada Christina. “Kalau kemudian soal alutsista kalau saya jawab akhirnya menjadi terbuka. Bila perlu nanti berdua bisa,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
18 hari lalu

ASN Meninggal saat Pelatihan Komcad, DPR Desak Kemhan Evaluasi Menyeluruh

26 hari lalu

TNI Fair 2026, Warga Bisa Coba Naik Tank hingga Helikopter 

2 bulan lalu

Warga Suku Dayak Bertato Bisa Masuk TNI, Menhan Sjafrie: Dikasih Privilege

2 bulan lalu

Menhan Minta Pengusaha yang Punya Alutsista hingga Helikopter Bantu Atasi Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal