Padahal, kata dia, faktanya tidak demikian. Menurut dia, Ade Armando telah mem-framing JK lewat podcast itu.
"Itu adalah sesuatu yang menurut kami hanya pikiran Pak Ade dan dua host lainnya saja. Karena ini sebuah framing yang kami lihat ada kesengajaan untuk menimbulkan kemarahan saudara-saudara kita umat Kristiani," tutur dia.
Menanggapi pelaporan itu, Ade Armando menegaskan dirinya tak bersalah. Dia mengklaim tak bermaksud mengadu domba atau memprovokasi pihak mana pun.
"Saya yakin juga laporan terhadap saya juga tidak akan dicabut nih, akan terus. Tapi saya merasa bahwa saya enggak bersalah kok. Saya tidak pernah mengadu domba, memprovokasi, menghasut siapa pun, bahkan untuk membenci JK nggak pernah. Jadi saya tetap yakin dengan sikap saya," ujar Ade.
Ade menilai, pelaporan terhadap dirinya terasa berbeda. Dia merasa ada serangan ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
"Serangannya itu bukan hanya ke saya. Buat saya untuk pertama kalinya serangannya diarahkan kepada PSI. Nama PSI berulang kali disebut," ucap Ade.