Dirut BPJS Kesehatan: 54 Juta Warga Belum Terlindungi Jaminan Kesehatan

Yuwantoro Winduajie
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito (foto: Yuwantoro Winduajie)

Dalam kesempatan itu, Prihati menyambut baik peluncuran layanan akta kelahiran digital melalui integrasi platform SatuSehat dan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Menurut dia, sistem tersebut akan membantu BPJS Kesehatan dalam mempercepat pendaftaran bayi baru lahir sekaligus meningkatkan kualitas data kepesertaan.

"Jadi pada prinsipnya kami melayani semua peserta BPJS yang aktif, baik ibu yang melahirkan. Di setahun itu bisa ada 4,8 juta bayi lahir. Jadi sebulan 400.000, sehari kira-kira 13.000 bayi lahir," katanya.

Berdasarkan regulasi yang berlaku, bayi yang baru lahir harus didaftarkan menjadi peserta BPJS Kesehatan dalam waktu 28 hari. Selama ini proses pendaftaran yang masih dilakukan secara manual kerap menimbulkan keterlambatan maupun data ganda.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 hari lalu

Super Flu Menyebar di Indonesia, Kenali Gejala dan Tanda Bahayanya

2 hari lalu

Kemenkes Imbau Masyarakat Pakai Masker Lagi di Tengah Merebaknya Super Flu

2 hari lalu

Apa Itu Super Flu alias Influenza A (H3N2) Subclade K yang Kini Menyerang Indonesia?

2 hari lalu

184 Kasus Super Flu Ditemukan di 20 Provinsi, Kemenkes Pastikan Masih Terkendali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal