JAKARTA, iNews.id - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa bencana alam yang menimpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi momentum untuk introspeksi bangsa.
Hal itu disampaikan Nasaruddin saat memberikan tausiah dalam acara Cahaya Hati Cahaya Indonesia bertema 'Doa Bangsa untuk Sumatra' yang digelar iNews Media Group di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, dan disiarkan di iNews TV pada Rabu (31/12/2025) malam.
“Jadi, musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan di tempat-tempat yang lain, jangan dihubungkan dengan azab. Karena azab itu hanya untuk orang-orang kafir,” ujar Nasaruddin.
Menurutnya, Alquran telah menjelaskan bahwa ada tiga bentuk penderitaan, yakni azab, musibah, dan bala. Azab, kata dia, hanya ditujukan kepada kaum kafir, sedangkan musibah dapat menimpa siapa saja sebagai bentuk ujian dari Allah SWT.
“Kalau azab itu kemurkaan Allah yang ditimpakan kepada orang-orang kafir, tetapi musibah itu ditimpakan bukan hanya kepada orang kafir tapi juga dua-duanya dan semuanya. Apakah orang mukmin atau orang kafir, dua-duanya mendapatkan musibah juga. Dan fungsi musibah itu adalah ujian, bukan untuk menyiksa,” tuturnya.