"Pengolahan sampah tidak hanya menjadi upaya menjaga lingkungan, tetapi juga dapat membuka peluang untuk berkreasi dan menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat mengembangkan pola pikir kewirausahaan dengan melihat potensi dari bahan-bahan yang selama ini dianggap tidak terpakai," ujar Liena.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada Rabu (21/10/2026) dengan sesi praktik langsung yang dipandu oleh Mutia Putri Azizah, mahasiswi MNC University yang hadir sebagai narasumber.
Pada sesi ini, para peserta diajak untuk mempraktikkan langsung cara memanfaatkan tutup botol bekas menjadi produk kerajinan tangan berupa gantungan kunci. Melalui pembelajaran berbasis praktik ini, peserta mendapatkan pengalaman nyata dalam mengolah barang bekas menjadi barang bernomor guna.
Selain sesi dari perwakilan MNC University, materi bimtek secara keseluruhan juga mencakup berbagai pelatihan penting lainnya, seperti pemilahan sampah rumah tangga, pembuatan eco enzyme, komposter ember tumpuk, budidaya maggot, serta pembuatan ecobrick dan produk turunannya.
Melalui keikutsertaan ini, MNC University menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan edukasi lingkungan, pengembangan kreativitas, serta keterampilan praktis. Langkah ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga mampu mendorong partisipasi aktif dan kemandirian bagi penyandang disabilitas melalui program yang inklusif.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program studi, peluang pendidikan, dan kegiatan MNC University, kunjungi:
Website: https://mncu.ac.id
Telepon/WhatsApp: 0811-9325-889
Email: infopmb@mncu.ac.id