Dosen Unair Beberkan Manfaat Puasa secara Psikologis, Apa Saja?

Puti Aini Yasmin
manfaat puasa secara psikologis

"Di saat puasa itu, kita seperti handphone yang di-factory reset. Jadi, ritme sirkadian kita yang bertanggung jawab ke jam tidur itu juga diaktifkan kembali,” ucapnya.

Selanjutnya, kata Atika, puasa juga bisa meningkatkan kontrol diri, serta kepekaan sosial dengan menahan segala jenis nafsu. Serta, puasa dapat memandu seseorang mengekspresikan emosi negatif dengan arah yang lebih konstruktif.

"Selain itu, ibadah satu ini juga dapat melatih empati kita terhadap sesama," ucapnya.

Terakhir, manfaat puasa secara psikologis adalah mengasah sense of self. Sehingga, setiap orang yang berpuasa tahu apa yang sebenarnya tubuh butuhkan dan dapat mengelola diri dalam berbagai situasi.

Sementara itu, agar manfaat puasa secara psikologis dapat dirasakan optimal, seseorang harus menjaga kesehatan fisik dengan baik. Sebab, hal itu saling berkaitan dengan psikis manusia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Apa Itu Hilal? Ini Pengertian, Kriteria dan Cara Melihatnya

Nasional
2 hari lalu

Habib Nabiel di Cahaya Hati: Puasa Itu Menahan Diri, Bukan Hanya dari Makan dan Minum

Seleb
3 hari lalu

Terry Putri Ungkap Perjuangan Puasa di AS, Susah Cari Makanan Halal hingga Tempuh 70 Km untuk Tarawih

Nasional
4 hari lalu

Siap-Siap! Purbaya bakal Cairkan THR ASN-Polri di Awal Puasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal