Dia meminta proses penyelidikan dilakukan secara profesional, transparan, objektif, dan berbasis bukti, termasuk dengan melibatkan pemeriksaan laboratorium forensik apabila diperlukan.
“Kita tidak boleh terburu-buru menyimpulkan penyebabnya. Apakah faktor kelistrikan, kelalaian, atau faktor lainnya, semuanya harus dibuktikan melalui penyelidikan yang profesional. Masyarakat berhak mengetahui kebenarannya,” ujar Saadiah.
Selain mengusut penyebab kebakaran, Saadiah mengingatkan pemerintah agar tidak hanya berfokus pada pembangunan kembali secara fisik. Pemulihan harus memperhatikan keberlangsungan kehidupan masyarakat serta kelestarian nilai adat dan budaya Sade.
“Kita ingin Sade bangkit. Tetapi ketika dibangun kembali, jangan sampai identitas dan nilai adatnya hilang. Pemulihan harus menghadirkan keselamatan, kepastian bagi warga, sekaligus menjaga warisan budaya,” katanya.
Saadiah juga mendorong pemerintah pusat dan daerah bergerak cepat memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi. Kebutuhan tersebut meliputi tempat tinggal sementara, layanan kesehatan, pendidikan, hingga perlindungan bagi kelompok rentan.