DPR Dorong Pemerintah Evaluasi Harga BBM Nonsubsidi usai Minyak Dunia Anjlok

Achmad Al Fiqri
Anggota Komisi VI DPR Mufti Anam (dok. DPR)

Mufti menilai, harga BBM bukan hanya mmepertaruhkan harga, tetapi ongkos hidup jutaan rakyat. Sebab, setiap kenaikan BBM selalu berdampak ke tarif transportasi, biaya logistik, harga pangan, biaya produksi UMKM, hingga daya beli masyarakat.

"Karena itu pemerintah dan Pertamina harus segera mengevaluasi harga BBM secara transparan. Jika memang ruang penurunan sudah tersedia, jangan ditunda," ujarnya.

"Rakyat tidak boleh terus menjadi pihak yang pertama menanggung dampak gejolak global, tetapi terakhir menikmati manfaat ketika keadaan membaik," kata dia.

Sebagai informasi, harga minyak dunia mengalami penurunan pada awal perdagangan sesi Asia, Senin (15/6/2026). Hal itu terjadi usai Amerika Serikat (AS) dan Iran mengumumkan kesepakatan damai yang membuka kembali akses pelayaran melalui Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi energi terpenting di dunia.

Harga minyak mentah Brent, yang menjadi acuan global, turun 4 persen menjadi 83,81 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) yang diperdagangkan di Amerika Serikat merosot 4,7 persen ke level 80,89 dolar AS per barel.

Penurunan harga tersebut terjadi setelah meredanya ketegangan geopolitik yang selama beberapa bulan terakhir mengguncang pasar energi global. Selat Hormuz sebelumnya ditutup secara efektif setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 28 Februari 2026. Teheran juga sempat mengancam akan menyerang kapal-kapal yang melintasi jalur tersebut.
 
Selat Hormuz memiliki peran strategis karena menjadi jalur pengiriman sekitar 20 persen pasokan minyak dunia dan gas alam cair (LNG). Gangguan di kawasan itu membuat harga energi melonjak tajam selama konflik berlangsung.

Sebelum perang pecah, harga minyak Brent berada di kisaran 70 dolar AS per barel. Namun, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah sempat mendorong harga hingga mendekati 120 dolar AS per barel.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
20 jam lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

21 jam lalu

Mengenal Sistem Pertahanan Patriot yang Digunakan Arab Saudi Cegat Rudal Houthi

21 jam lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Pertimbangkan Longgarkan Sanksi Kapal Tanker

1 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 15 Oktober 2026 di SPBU Seluruh Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal