DPR Minta Pemisahan Jalur Kereta Jarak Jauh dan KRL Diteruskan hingga Cikarang

Achmad Al Fiqri
KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur (foto: iNews.id/Aldhi Candra)

Iwan menyoroti evaluasi mengenai koordinasi perjalanan atau lalu lintas perkeretaapian. Mengingat dalam kecelakaan KA di Bekasi Timur pada 27 April 2026 lalu, benturan kereta terjadi dalam waktu yang sangat sempit pada jalur yang sama. 

“Harusnya informasi dapat terintegrasi. Jadi hal ini perlu menjadi evaluasi. Integrasikan komunikasi pusat kendali jalur kereta. Khususnya yang layananannya berbeda atau tidak sejenis, karena sepertinya koordinasi berbeda,” kata Iwan.

Sebelumnya, peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi Timur menyebabkan 16 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
7 hari lalu

Demo 28 Oktober di Jakarta Hari Ini, KAI Pastikan Jadwal Kereta dari Gambir Tetap Normal

10 hari lalu

Pengguna KRL Jabodetabek Tembus 349 Juta Orang pada 2025, Naik 6,45 Persen

17 hari lalu

KAI Catat Lonjakan Penumpang Tertinggi di 10 Stasiun, Terbesar 108 Persen

1 bulan lalu

Keluarga Korban Kecelakaan KA di Bekasi Desak KAI Benahi Sistem Keselamatan: Ini Bom Waktu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal