DPR Miris dengan Kasus Korupsi BNPB: Anggaran Bencana Harusnya untuk Keselamatan Masyarakat

Felldy Aslya Utama
Ilustrasi kasus korupsi (Dok. Ilustrasi)

Dia juga menegaskan dugaan pelanggaran oleh pihak tertentu tidak serta merta dapat digeneralisasi sebagai cerminan seluruh institusi ataupun seluruh personel yang bertugas. Proses hukum harus menyasar pihak yang bertanggung jawab berdasarkan bukti, sementara pelayanan kemanusiaan harus terus berjalan.

"Harapan kami, penegakan hukum dapat berlangsung secara tuntas dan transparan, pengawasan internal diperkuat, dan seluruh jajaran yang bertugas tetap fokus menjalankan mandat kemanusiaan," katanya.

Sebelumnya, KPK menggelar OTT di lingkungan BNPB. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyatakan, operasi senyap tersebut terkait pengadaan barang dan jasa, termasuk penggunaan dana siap pakai untuk bencana. 

"Bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB. Di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan," kata Budi di Yogyakarta, Selasa (13/10/2026). 

Dalam perkara ini, KPK total menangkap 14 orang. Belasan orang itu diciduk di wilayah Jabodetabek. Salah satu yang terjaring ialah Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
2 jam lalu

Pejabat BNPB Terjaring OTT KPK, Jubir: Pelayanan Bencana Tetap Normal

2 jam lalu

BNPB Akui Sejumlah Ruangan Disegel terkait OTT KPK, Pelayanan Publik Tetap Normal

2 jam lalu

KPK Bongkar Modus Korupsi di Desa: Laporan Fiktif hingga Mark Up Harga

3 jam lalu

Lengkapi Bukti Tambahan, KAKI Bersiap Laporkan Dugaan Korupsi Tol CMNP ke KPK untuk Kali Ketiga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal