DPR Soroti Kesejahteraan Pilot Tempur, Minta Kemhan Tambah Porsi Anggaran TNI AU

Jonathan Simanjuntak
Pilot TNI AU. (Foto: TNI AU)

"Hanya 40 persen untuk yang lain-lainnya. Kalau membandingkan dengan luas wilayah Indonesia dan segala yang harus dilakukan, jumlahnya masih terlalu kecil," tegasnya.

Di sisi lain, Nurul memastikan proses alih teknologi dan perawatan (maintenance) pesawat tempur baru TNI AU berjalan tanpa kendala berarti. Menurutnya, setiap pengadaan pesawat tempur telah disertai mekanisme transfer teknologi dan pengetahuan dari pihak produsen.

"Pesawat-pesawat yang dibeli, yang datang ke sini, masalah spare part dan maintenance-nya biasanya dilakukan alih teknologi dan knowledge dari pihak pabriknya," katanya.

Dia menjelaskan personel TNI AU yang bertugas di bidang perawatan telah memperoleh pelatihan langsung dari produsen pesawat. Karena itu, mereka dinilai mampu beradaptasi dengan cepat terhadap teknologi baru yang digunakan pada alutsista modern.

"Kalau pun ada teknologi baru, adaptasinya bisa cepat dilakukan. Tidak terlalu sulit karena mereka sudah terbiasa memegang peralatan termasuk pesawat-pesawat tempur yang ada," ucap dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
4 bulan lalu

Kawal Langit Nusantara! Prabowo Serahkan 6 Jet Tempur Rafale dan Alutsista ke TNI AU

4 bulan lalu

Eksklusif! Melihat dari Dekat Jet Rafale dan Misil Baru TNI AU

1 hari lalu

Puan Soroti Karhutla Makin Meluas: Harus Satu Kendali Lindungi Warga

2 hari lalu

Puan Minta Penanganan Karhutla Satu Kendali, Pastikan Dikawal DPR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal