DSI Atur Fee Ekspor 3 Komoditas Strategis, Begini Perhitungannya

Iqbal Dwi Purnama
ilustrasi DSI masih menghitung fee ekspors tiga komoditas strategis RI. (Foto: Freepik)

Menurut Sinthya, pengenaan fee akan memperhitungkan dampaknya terhadap biaya ekspor yang ditanggung produsen atau eksportir Indonesia. Perhitungan tarif tidak hanya berorientasi pada pemulihan biaya DSI, tetapi juga mempertimbangkan daya saing eksportir serta efisiensi biaya ekspor nasional.

“Semangatnya untuk bicara bagaimana fee yang akan kita bebankan kepada masyarakat akan dihitung bagaimana export cost bagi si produsen atau eksportir Indonesia,” tutur Sinthya.

Sinthya menambahkan, saat ini DSI menangani ekspor tiga komoditas, yakni CPO, batu bara, dan ferro alloy.

Ke depan, cakupan komoditas berpotensi diperluas untuk mendukung upaya menjaga harga jual komoditas Indonesia di pasar global.

“Apakah kemungkinan kita akan perluas ke depan? Kemungkinan ada, karena cita-cita pemerintah sebenarnya kan tujuan utamanya adalah bagaimana resources Republik Indonesia ini dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan kemakmuran masyarakat ya,” pungkasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
7 hari lalu

Negara-Negara G7 Sepakat Lepas 100 Juta Barel Minyak dan Solar untuk Redam Harga

19 hari lalu

4 Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara, Dinyatakan Bersalah di Kasus Korupsi Pembiayaan Ekspor

21 hari lalu

Punya 25 Perjanjian Dagang, Indonesia Bidik Ekspor Otomotif ke Lebih dari 100 Negara

23 hari lalu

Kemenkeu Kucurkan Rp331,1 Triliun untuk Bayar Subsidi dan Kompensasi, Naik 52,1 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal