Menteri kesehatan, menteri perhubungan, dan menteri komunikasi Arab Saudi juga hadir dalam pertemuan yang dilaksannakan secara virtual tersebut.
"Sebagai Dubes Indonesia di Saudi sekaligus sebagai pelayan jamaah haji Indonesia, saya yakin tidak lama lagi akan ada pengumuman pelaksanaan ibadah haji tahun ini, termasuk jumlah kuota, protokol ibadah, dan juga protokol kesehatan yang sangat ketat," tuturnya.
Menurutnya, Kedutaan Besar Indonesia di Riyadh terus melakukan komunikasi intensif dengan Kerajaan Arab Saudi. Tujuannya memberi informasi serta menyiapkan diri dalam melayani jemaah haji dari Indonesia nantinya.
"KBRI Riyadh sudah melakukan komunikasi intensif dengan pihak Kerajaan Arab Saudi agar memberikan kemudahan-kemudahan kepada jamaah haji Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini," ujar Agus.