Eks Direktur WHO Minta Waspadai Angka Kematian karena Omicron

Binti Mufarida
Varian Omicron (Foto: Ilustrasi/Ist)

“Sehingga walaupun proporsi kematian lebih kecil daripada Delta tapi angka mutlaknya tetap besar. Karena kasus kita juga sudah terus meningkat, haruslah lebih dikendalikan," kata Tjandra.

Angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia sendiri tembus 100 orang per 11 Februari 2022. Tjandra menyebut angka ini naik 25 kali lipat.

“Kita amat berduka karena kemarin 11 Februari 2022 ada 100 orang warga kita yang wafat karena Covid-19. Sejak 1 Oktober 2021 sampai bulan yang lalu, maka jumlah yang wafat sehari di negara kita selalu di bawah angka 100, bahkan pernah 4 orang pada 6 Januari 2021, jadi sekarang sudah meningkat 25 kali lipat," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
13 hari lalu

Eks Direktur WHO Minta Indonesia Serius Cegah Masuknya Virus Nipah dari India!

Health
24 hari lalu

Kaget! Indonesia Masuk 3 Besar Negara dengan Kasus Kusta Terbanyak di Dunia

Nasional
1 bulan lalu

BPOM Raih Status WHO Listed Authority, Kini Sejajar dengan Regulator AS dan Inggris

Internasional
2 bulan lalu

WHO Berduka atas Banjir Sumatera, Siap Beri Bantuan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal