Eks Milisi Timor-Timur Serahkan Senpi dan Amunisi ke Personel TNI Perbatasan

Riezky Maulana
Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia-Timor Leste Yonif RK 744/Syb terima senjata (Foto: TNI AD)

JAKARTA, iNews.id - Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia-Timor Leste Yonif RK 744/Syb kembali menerima penyerahan satu pucuk senjata api laras panjang organik jenis SKS bernomor M 3207 N berikut 83 butir amunisi kaliber 7,62. Senjata tersebut didapat dari IM (50) mantan milisi yang merupakan warga Desa Haliwen Kecamatan Atambua Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian mengatakan, untuk memperoleh senjata-senjata dari warga, terutama warga eks milisi tidak mudah dan tidak sederhana, karena butuh usaha keras, memakan waktu yang lama serta harus dengan cara-cara persuasif, terarah dan humanis. Tujuannya, menghindari ketersinggungan, sehingga hubungan TNI dengan warga eks milisi tetap terjalin.

"Senjata-senjata yang diperoleh dari warga mantan milisi ini masih disimpan warga dan memiliki potensi membahayakan keselamatan jiwa pemiliknya maupun orang lain. Oleh sebab itu kami selalu melakukan komunikasi dan pendekatan persuasif agar warga yang masih menyimpan senjata api menyerahkan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2020).

Dia menuturkan, personel Satgas melalukan pendekatan kekeluargaan dengan metode anjangsana untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat. Selain itu, personel Satgas, kata Alfat turut memberikan pemahaman kepada warga bahaya menyimpan senjata api secara ilegal.

"Adanya konflik di masa lalu menyebabkan warga banyak yang menyimpan senjata api untuk melindungi diri. Dengan kondisi saat ini yang sudah sangat kondusif dan aman, menyimpan senjata api merupakan hal yang sangat membahayakan dan bertentangan dengan hukum," tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Personel Satgas Yonif RK 744/SYB Serka Lalu Hamzanwadi, mengatakan bahwa IM mau menyerahkan senjata beserta munisi yang dimilikinya atas keyakinannya pribadi, tanpa paksaan. Saat ini kata dia, barang bukti telah diamankan.

"Senjata yang kami terima adalah senjata organik jenis SKS lengkap dengan munisi aktifnya, dan hasil ini akan segera kami bawa sebagai barang bukti senjata tersebut ke Mako Satgas untuk dilaporkan kepada komandan satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur,” ucapnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
28 hari lalu

Perakit Senjata Api Ilegal di Sumedang Jualan Lewat Facebook-TikTok

Nasional
1 bulan lalu

Polda Metro Bongkar Pabrik Senpi Rakitan di Sumedang, 5 Orang Ditangkap

Megapolitan
1 bulan lalu

Geger Aksi Curanmor Bersenpi di Palmerah, Warga Terluka Terkena Tembakan

Internasional
2 bulan lalu

Kim Jong Un Ingin Korea Utara Produksi Rudal Lebih Banyak, Bangun Pabrik-Pabrik Amunisi Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal