"Selanjutnya Gerindra dan PAN bersepakat perlunya kita melanjutkan pemilihan dengan sistem proporsional terbuka, karena itu diharapkan memperkuat posisi demokrasi dan posisi partai pada anggota legislatifnya masing-masing," kata Muzani.
Gerindra dan PAN juga sepakat mengamankan sisa kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar berjalan dengan baik dan lancar.
"Kita sepakat menjaga konsistensi dan legacy dari Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sampai akhir periode, yakni Oktober 2024, sampai terjadinya transisi kepemimpinan," katanya.