Erupsi 25 Jam Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Masih Level III Siaga

Tim iNews.id
Erupsi menerus Gunung Anak Krakatau selama sekitar 25 jam berakhir, tetapi PVMBG mempertahankan status Level III dan meminta warga menjauhi radius 3 km. (Foto: Dok. PVMBG)

Selama periode pengamatan 5-6 September 2026, kondisi visual Gunung Anak Krakatau terpantau jelas meskipun sesekali tertutup kabut. Berdasarkan pemantauan CCTV, kolom erupsi berwarna merah terlihat pada malam hari, sedangkan pada siang hari tampak kepulan berwarna kehitaman membumbung ke udara.

Dari pemantauan instrumental, energi aktivitas vulkanik yang diukur melalui rerata amplitudo RSAM (Real-time Seismic Amplitude Measurement) sempat meningkat pada 5 September 2026. Namun, aktivitas tersebut menunjukkan tren penurunan pada 6 September 2026.

Sementara itu, data tiltmeter Stasiun Tanjung masih menunjukkan kecenderungan inflasi sejak awal Agustus 2026. Adapun Stasiun Lava93 mencatat pola yang relatif mendatar atau konstan.

Siti menegaskan, berakhirnya episode erupsi menerus bukan berarti aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau telah sepenuhnya berhenti.

Dinamika vulkanisme gunung api tersebut masih aktif sehingga potensi terjadinya letusan susulan dalam beberapa waktu ke depan masih tergolong tinggi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
20 jam lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai Jakarta, Dinkes Imbau Warga Pakai Masker N95

20 jam lalu

Bandara Soekarno-Hatta Ditutup hingga Pukul 17.30 WIB Imbas Erupsi Anak Krakatau

21 jam lalu

Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, 34 Penerbangan di Bandara Juanda Dibatalkan

21 jam lalu

Menegangkan! Pesawat Raditya Dika Putar Balik ke Qatar gegara Erupsi Anak Krakatau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal