"Aliran listriknya juga perlu dicek, termasuk juga untuk mitigasi bencana terutama tidak ada untuk pemadam kebakaran dan sebagainya. Ini yang menjadi banyak kasus di daerah yang ada rumah-rumah adat terutama yang berbahan kayu mudah sekali terbakar. Jadi kalau sudah terbakar satu, itu sulit sekali untuk mengendalikannya," tuturnya.
Karena itu, Fadli menyebut rekonstruksi fisik Desa Adat Sade akan dilakukan setelah kajian desain dan koordinasi lintas lembaga selesai.
Penataan kembali kawasan tersebut diharapkan tidak hanya memulihkan bangunan yang rusak, tetapi juga meningkatkan aspek keselamatan.
"Jadi saya kira ini juga sebelum direkonstruksi perlu ada satu apa, penelaahan supaya ini tidak terulang kembali, termasuk juga penataan mungkin rumah-rumah adatnya yang begitu mepet ya, kecil apa itu mungkin bahaya sekali gitu ya," ucapnya.