Fakta Cincin Api Pasifik, Penyebab Indonesia Sering Dilanda Gempa dan Letusan Gunung Api

Ajeng Wirachmi
Tim Litbang MPI
Peta sebaran jalur Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire (Ilustrasi YouTube/Tomonews)

JAKARTA, iNews.id - Letak geografis Indonesia yang berada dalam daerah lingkaran Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire membuat banyak wilayahnya sering kali dilanda gempa bumi dan letusan gunung berapi. Kondisi ini membuat masyarakat penting merawat kesadaran bencana dan mitigasi bencana.

Apa yang dimaksud dengan daerah cincin api Pasifik dan kenapa Indonesia disebut cincin api?

Ada dua jalur gunung api besar yang bertemu di wilayah Indonesia, dilansir dari buku Risiko Bencana Indonesia yang diproduksi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Keduanya, yakni Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. 

Selain itu, terdapat pula pertemuan beberapa jalur lipatan dunia. Kondisi ini terjadi akibat bertemunya tiga lempeng tektonik besar, yakni Eurasia, Indo-Australia dan lempeng Pasifik. Aktivitas tektonik yang intens mengakibatkan terbentuknya deretan gunung api.

Deretan gunung api itu berjajar di sepanjang pulau Jawa-Bali-Nusa Tenggara, Sumatra, Sulawesi-Maluku, dan berakhir di Papua. Deretan gunung api di Tanah Air ini bagian dari deretan gunung api yang ada di Asia sampai Pasifik. Para ahli sering menyebutnya sebagai deret Sirkum Pasifik atau Ring of Fire.

Keberadaan Indonesia di jalur Cincin Api membuat negara ini memiliki jumlah gunung aktif terbanyak di dunia. Menurut MAGMA Indonesia, Indonesia memiliki jumlah gunung api aktif sebanyak 127 yang tersebar di seluruh wilayah Tanah Air. Jumlah ini terbanyak di dunia dan menduduki peringkat pertama dengan jumlah korban jiwa terbanyak. Dari 127 gunung api tersebut, hanya 69 gunung api aktif yang dipantau oleh PVMBG.

Salah satu gunung api aktif dan memiliki aktivitas vulkanis tinggi, Gunung Slamet di Jawa Tengah. Gunung api terkenal lainnya di Jawa Tengah adalah Gunung Merapi. Letusan terbesar Gunung Merapi terjadi pada tahun 2010 dan menewaskan lebih dari 300 orang, termasuk Mbah Maridjan, sang Juru Kunci Merapi.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Gempa Besar M6 Guncang Hokkaido Jepang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Internasional
11 hari lalu

Jepang Berpotensi Diguncang Gempa Magnitudo 8 hingga 27 April, Warga Diminta Waspada

Internasional
12 hari lalu

Awas! Jepang Keluarkan Peringatan Potensi Gempa Dahsyat Pasca-Guncangan M7,4

Nasional
12 hari lalu

Gempa Besar M7,4 Guncang Jepang, Bagaimana Nasib WNI?

Internasional
12 hari lalu

Satset! PM Jepang Langsung Respons Gempa M 7,4 Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal