Menurutnya setelah itu kejadian berlangsung cepat, sehingga dia pun tidak mengingat semuanya.
"Saya kemudian lupa, tidak bisa mengingat lagi, saya bilang, kamu kurang ajar. Saya perintahkan Richard untuk 'hajar Chad, kamu hajar Chad.' Kemudian ditembaklah Yosua sambil maju sampai roboh Yang Mulia," ucapnya.
Sambo kemudian menyadari Brigadir J telah rubuh dengan darah bercucuran. Pada momen itu Sambo mengaku panik.
"Saya kaget, kemudian saya sampaikan 'stop berhenti.' Begitu melihat Yosua jatuh kemudian sudah berlumuran darah, saya jadi panik Yang Mulia," kata Sambo.