Ferry Irwandi Ungkap 2 Faktor Pemicu Aksi Massa Berujung Ricuh

Dwi Narto
CEO Malaka Project, Ferry Irwandi dalam acara Rakyat Bersuara bertajuk 'Aksi Massa, Siapa Berada di Baliknya?' di iNews, Selasa (2/9/2025). (Foto: Tangkapan Layar)

“Apa pun alasannya, penembakan gas air mata ke dalam kampus tidak bisa dibenarkan. Kampus adalah ruang akademik, bukan arena perang,” tuturnya.

Di sisi lain, Ferry mengakui adanya perilaku brutal dari sebagian massa yang turut memperkeruh keadaan. Namun, dia membedakan antara kelompok tersebut dengan mahasiswa yang turun ke jalan membawa aspirasi jelas. 

“Kita tidak bisa menyamakan semuanya. Ada mahasiswa yang menyampaikan tuntutan, dan ada juga massa yang berbuat anarkis. Itu dua hal berbeda,” ucapnya.

Ferry mengingatkan bahwa membaca situasi dengan tepat sangat penting agar langkah pemerintah tidak salah arah. 

“Kalau masalah dasarnya salah dibaca, maka penyelesaiannya juga akan melenceng. Ini yang harus hati-hati, karena menyangkut kepercayaan publik dan nyawa orang," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
11 bulan lalu

Eks Kabais Ungkap Intelijen TNI Ada di Setiap Demo, untuk Apa?

3 hari lalu

Cegah Febrie Adriansyah Lolos, MAKI bakal Ajukan Praperadilan soal Penyerahan Kasus ke Kejagung

3 hari lalu

Pitra Romadoni Sentil Febrie Adriansyah: Telah Khianati Prabowo dan Rakyat

3 hari lalu

Pengamat ISESS soal Kasus Febrie Adriansyah: Sapu Kotor Tak Bisa Bersihkan Korupsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal