FPI Sebut Kepulangan Rizieq Dicegah Pihak di Indonesia, Demokrat: Tak Masuk Akal

Felldy Aslya Utama
Ketua Divisi Komunikasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id – Ketua Divisi Komunikasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menilai isu tentang permintaan pencekalan terhadap Habib Rizieq Syihab oleh pihak di Indonesia kepada Pemerintah Arab Saudi sebagai sesuatu hal yang tak masuk akal. Dia mengatakan, imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu adalah warga negara asing bagi Pemerintah Arab Saudi.

Karenanya, tidak ada alasan atau sesuatu yang menguntungkan bagi penguasa setempat untuk mencegah atau menahan Rizieq agar tidak keluar dari Arab Saudi. “Terlebih bila itu adalah permintaan dari pemerintah Indonesia. Agak tidak masuk akal, tidak mungkin Saudi mau tunduk kepada Indonesia, kalaupun permintaan itu benar ada,” kata Ferdinand saat dihubungi iNews.id di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

“Apa alasan Saudi mau menerima dan tunduk kepada permintaan itu? Aneh dan tidak mungkin. HRS (Habib Rizieq Syihab) bermasalah di negaranya, tidak ada untungnya bagi Saudi menahan HRS untuk tetap tinggal di Saudi,” ujarnya lagi.

Menurut Ferdinand, sebenarnya sumber masalah itu ada pada Rizieq sendiri. Sebut saja persoalan overstay yang mewajibkan dia harus membayar denda, atau mungkin masih ada persoalan hukum yang belum selesai terkait bendera ISIS yang pernah ditempel di kediamannya pada November 2018. “Untuk gampangnya, lebih baik HRS beli tiket saja untuk terbang ke Indonesia. Jika ada yang menghalangi nanti akan ketahuan mengapa dihalangi,” kata Ferdinand.

Sebelumnya, Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman, menuding ada pihak dari Indonesia yang menghalangi kepulangan Habib Rizieq ke Tanah Air. Dia juga menegaskan, jika Habib Rizieq sebetulnya ingin kembali ke Indonesia.

FPI: Habib Rizieq Dicegah Keluar dari Arab Saudi oleh Pihak di Tanah Air

“Saya mau tegaskan sekali lagi bahwa Habib Rizieq bukan tidak mau pulang. Tetapi Habib Rizieq tidak bisa pulang karena terhalang karena ada handicapnya, yaitu berupa pencegahan keluar dari luar wilayah Saudi atas permintaan dari pihak kita di sini,” ucap Munarman di kawasan Cikini, Jakarta, Senin (15/7/2019).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
17 jam lalu

Digempur Houthi, Saudi Tetap Pompa 5,8 Juta Barel Minyak per Hari melalui Pipa Timur-Barat

22 jam lalu

Ditutup gegara Serangan Houthi, Kingdom Centre Riyadh Jadi Kantor IMF dan Perusahaan AS

23 jam lalu

Arab Saudi Diserang Houthi, Kantor-Kantor di Gedung Kingdom Centre Riyadh Berlakukan WFH

2 hari lalu

Helikopter Militer Arab Saudi AH-6i Jatuh Dekat Perbatasan Yaman, 2 Pilot Gugur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal