Freeport Indonesia Targetkan Tambang Grasberg Beroperasi Penuh Tahun Depan usai Longsor

Iqbal Dwi Purnama
Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Tony Wenas. (Foto: TVR Parlemen)

"Selanjutnya rencana kerja untuk pengoperasian Grasberg ini di bulan November dan Desember melakukan pembersihan, kemudian persiapan infrastruktur, karena pada saat longsoran terjadi banyak infrastruktur yang juga rusak, dan memerlukan waktu sebelum kami memulai operasional," kata Tony.

Meski demikian, Tony memastikan kinerja keuangan perseroan masih tetap terjaga ditopang dari kenaikan harga komoditas secara global. Meskipun produksi emas menurun hampir setengahnya, namun harga emas diproyeksikan 80 persen lebih tinggi dari target RKAB.

"Emas juga, di RKAB proyeksi harga emas 1.900 dolar AS/oz, tapi kita cek harganya masih di 3.000 dolar AS/oz. Jadi pendapatan masih tetap tinggi, padahal produksi berkurang sekitar separuhnya," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Tambang Emas Ilegal di Hutan Bolaang Mongondow Disetop, 2 Orang Jadi Tersangka

2 bulan lalu

Bahlil Buka Suara soal Kopdes Kelola Tambang: Harus Memenuhi Syarat

3 bulan lalu

Tak Bisa Asal Kirim, Ekspor Batu Bara Kini Harus Lolos Verifikasi Surveyor yang Ditunjuk Pemerintah

4 bulan lalu

ESDM Nilai Mineral Strategis Krusial bagi Masa Depan Energi RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal