Ganjar Komitmen Bangun Kesetaraan untuk Penyandang Disabilitas: Ruang Sekolah Harus Lebih Inklusi

Jonathan Simanjuntak
Capres Ganjar Pranowo saat mendapatkan keluh-kesah dan masukan terkait kesetaraan bagi penyandang disabilitas di dunia pendidikan. (Foto TPN).

Dalam pertemuan itu, seorang pemuda bernama Yoga Pramono alias Jo Carlos bahkan menyempatkan diri untuk membacakan puisi karya Wiji Thukul. Puisi itu dibacakan berapi-api untuk mengingatkan agar masyarakat bisa melawan saat suatu kritik dibungkam.

“Dan bila omongan penguasa, tidak boleh dibantah, kebenaran pasti terancam. Apabila usul ditolak tanpa ditimbang, suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan dituduh subversif dan mengganggu keamanan. Maka hanya ada satu kata: lawan!,” kata Jo Carlos sambil membacakan puisi Wiji Thukul.

Jo Carlos mengapresiasi langkah Ganjar yang menyinggung persoalan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat masa lalu saat debat capres.

“Itu harus dituntaskan,” ucap Jo Carlos.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pemprov Jakarta Pantau Penyerapan 12.000 Lowongan Kerja, Perusahaan Wajib Lapor Tiap Bulan

3 hari lalu

Riset DEN: Siswa Penerima MBG Jarang Absen Sekolah, Semangat Belajar Meningkat

5 hari lalu

Anak Disabilitas Meninggal Diduga Korban Perundungan, DPR: Keluarga Harus Dapat Keadilan

8 hari lalu

Lanjutkan Warisan Luhur Kartini Muljadi, Tempo Scan Resmi Bentuk Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal