Ganjar Nilai Demokrasi Tak Baik-Baik Saja, Berjalan di Rel yang Keliru

Andhika Khoirul Huda
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyatakan demokrasi Indonesia berjalan di rel yang keliru (Foto: Tangkapan Layar)

Pada kesempatan yang sama, Ganjar mengatakan dalam debat terakhir mengingatkan kembali pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam debat Capres 2019. Jokowi menyampaikan tidak memilih pemimpin yang diktator dan memiliki rekam jejak pelanggaran HAM.

“Itu yang disampaikan Pak Jokowi ya. Saya sebenarnya mengutip saja.  Maksud saya, gini Pak Abraham, agar kita tidak pendek ingatan. Kita jangan mudah lupa. Jangan amnesia dan ada fakta, ada jejak digital,” jelasnya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu kemudian merujuk pada salah satu filosofi Jawa, bahwa setiap orang seharusnya berbuat sesuai perkataan dan pikirannya.

“Ya jangan sore esok dele, sore tempe malamnya apa Pak? Tempe bosok. Jangan sampai begitu," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

GKSR soal Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Bukan Milik Partai Besar Saja

Nasional
8 hari lalu

In Memoriam Try Sutrisno: Jejak Pemikiran dan Pengabdian Negarawan Penjaga Pancasila

Nasional
25 hari lalu

Prabowo Tegaskan Indonesia Negara Demokrasi: Kalau Tidak Gue Gak Jadi Presiden

Nasional
29 hari lalu

In Memoriam Agus Widjojo, Tentara Intelektual Penjaga Demokrasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal