Dari dalam mobil itu, turun seseorang yang sudah dikenal oleh mereka. Seorang pria yang dikenal dengan rambut putihnya, yang seketika membuat kegembiraan meluap.
"Pak Ganjar, Pak Ganjar benar-benar datang. Wah top tenan ini. Wah seperti ketiban wahyu ini, kampung kami didatangi Pak Ganjar," ujar Warga bersorak gembira dan berlomba-lomba untuk bersalaman dengan Ganjar serta meminta berfoto bersama.
Dengan sikap yang penuh keramahan, Ganjar dengan tulus menyambut warga. Selain itu, dia juga meminta persetujuan untuk menginap di salah satu rumah penduduk setempat.
"Makasih bapak ibu, izin saya mau ngerepotin. Numpang menginap di sini," ucap Ganjar.
Kemudian, Ganjar diundang oleh Abdurrahman untuk masuk ke dalam rumah panggung warisan nenek moyang. Struktur rumah yang terbuat dari kayu ini sangat memikat perhatian Ganjar.