Ganjar Punya Program Satu Keluarga Satu Sarjana, Aiman: Beda dari yang Lain

Tangguh Yudha
Aiman Witjaksono mengapresiasi program capres Ganjar Pranowo satu keluarga satu sarjana (Foto: Tangguh Yudha/MPI)

Jika APBN terbebani akan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi yang dampaknya bisa menghambat pembukaan lapangan kerja.

"Kalau soal makan gratis itu bisa dibilang Rp1 triliun per hari terbuang. Memang untuk makanan, tapi mau sampai kapan. Kita bayangkan kalau Rp1 triliun sehari itu setahun Rp360 triliun. Belum biaya distribusi dan lain sebagainya. Ini akan membebani APBN, artinya pertumbuhan ekonomi akan terhambat," ujar Aiman.

Menurut dia, Ganjar punya solusi, yakni menggratiskan atau meringankan biaya pendidikan dari TK sampai kuliah sehingga bisa terwujud satu keluarga satu sarjana. 

"Artinya dia diberikan investasi otak yang bisa mengembangkan dirinya, mengangkat derajat keluarga, dan ujungnya bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mewujudkan bangsa yang lebih maju. Investasi terbaik adalah investasi otak, pikiran, pendidikan," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemkot Bogor Hapus Ratusan Angkot Tua, Perindo Dorong Transportasi Modern dan Ramah Lingkungan

57 tahun lalu

Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan Masyarakat, Agus Taufiq Desak Pemerintah Perluas Lapangan Kerja

57 tahun lalu

Generasi AI Dimulai dari Bangku SD, Mengapa Critical Thinking Jadi Kunci?

57 tahun lalu

Hari Bhayangkara ke-80, Sekjen Partai Perindo Tegaskan Peran Strategis Polri Kawal Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal