Ganjar Punya Program Satu Keluarga Satu Sarjana, Aiman: Beda dari yang Lain

Tangguh Yudha
Aiman Witjaksono mengapresiasi program capres Ganjar Pranowo satu keluarga satu sarjana (Foto: Tangguh Yudha/MPI)

Jika APBN terbebani akan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi yang dampaknya bisa menghambat pembukaan lapangan kerja.

"Kalau soal makan gratis itu bisa dibilang Rp1 triliun per hari terbuang. Memang untuk makanan, tapi mau sampai kapan. Kita bayangkan kalau Rp1 triliun sehari itu setahun Rp360 triliun. Belum biaya distribusi dan lain sebagainya. Ini akan membebani APBN, artinya pertumbuhan ekonomi akan terhambat," ujar Aiman.

Menurut dia, Ganjar punya solusi, yakni menggratiskan atau meringankan biaya pendidikan dari TK sampai kuliah sehingga bisa terwujud satu keluarga satu sarjana. 

"Artinya dia diberikan investasi otak yang bisa mengembangkan dirinya, mengangkat derajat keluarga, dan ujungnya bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mewujudkan bangsa yang lebih maju. Investasi terbaik adalah investasi otak, pikiran, pendidikan," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Jumlah Siswa Sekolah Rakyat Tembus 46.000 Tahun Ini, Perluas Akses Pendidikan Masyarakat Miskin

Nasional
4 hari lalu

GKSR Rombak Struktur Pengurus: Ferry Kurnia Jadi Sekjen, Said Iqbal Ketua Umum

Nasional
4 hari lalu

Perindo Desak Revisi UU Pemilu, PT Tinggi Dinilai Hanguskan Jutaan Suara Rakyat

Nasional
4 hari lalu

Sekjen Perindo Dorong Ambang Batas Parlemen 1 Persen agar Pemilu Lebih Proporsional

Nasional
4 hari lalu

Eks Pj Sekda Kupang Gabung Perindo NTT, Perkuat Konsolidasi Politik dan Optimistis Rebut Kursi Parlemen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal